Lompat ke konten

Penyebab Persija Kalah Dari PSIS Semarang

Penyebab Persija Kalah Dari PSIS Semarang


bolazola – Tak disangka, Persia Jakarta kalah di pekan ke-14 Ligue 1 musim 2022/2023. Persia Jakarta dipermalukan oleh PSIS Semarang 0-2. Thomas Doll berpendapat bahwa Persia kalah karena Persia kehilangan pemain, baik yang cedera maupun yang membela timnas Indonesia.

Macan Kemayor, julukan Persia Jakarta, melawan PSIS Semarang pada pekan ke-14 Ligue 1 musim 2022/2023. Pertandingan Persia Jakarta melawan PSIS Semarang berlangsung di Stadion Maguvohardjo, Sleman, Selasa malam (13 Desember 2022).

Kedua klub ini meraih hasil buruk di pertandingan sebelumnya. Persia Jakarta hanya bermain imbang 1-1 dengan Persik Kediri. Sedangkan PSIS Semarang kalah 2-4 dari FC Borneo.

Pada pertandingan ini, Persia Jakarta bermain kurang maksimal. Hal itu terlihat di babak pertama. PSIS Semarang sukses mencetak 2 gol melawan Persija Jakarta.

Riyan Ardiansyah (menit ke-20) mencetak dua gol PSIS ke gawang Persia Jakarta dan satu gol bunuh diri bek Persia Hamra Hehanoussa (menit ke-22). Skor 2:0 ini menjadi kunci kemenangan PSIS Semarang. Ini adalah kekalahan pertama Persia dalam 11 pertandingan terakhir.

Pelatih kepala Persija Jakarta Thomas Doll mengucapkan selamat kepada PSIS atas kemenangan ini. Doll berpendapat bahwa Persia seharusnya mencetak satu gol di babak pertama.

“Selamat kepada PSIS atas kemenangan 2-0. Masalah utama Persia ada di sektor penyerangan. Jika kami bisa mencetak satu gol di babak pertama, mungkin kami akan bermain lebih baik lagi di babak kedua,” kata Thomas Doll dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip Bolasol dari laman resmi Liga Baru Indonesia.

Doll terang-terangan menyatakan bahwa Persia kalah karena kehilangan banyak pemain, baik yang cedera maupun yang membela tim Indonesia. Selain itu, beberapa pemain Persia yang membela timnas U-20 Indonesia tampil kurang maksimal.

Baca juga:   Dukungan Orang Tua Timnas Basket Indonesia di FIBA Asian Championship U-16

“Selain itu, masalah utamanya adalah kami kehilangan banyak pemain. Para pemain Timnas U-20 yang baru kembali tidak mampu menunjukkan permainan terbaiknya,” lanjut Thomas Doll.


https://plastykkolo.com