Lompat ke konten

Konsul Dengan Tokoh Sepakbola Nasional, Arema FC Dapat Gambaran Soal Tragedi Sepakbola

Konsul Dengan Tokoh Sepakbola Nasional, Arema FC Dapat Gambaran Soal Tragedi Sepakbola


Dok: Arema FC

Bolazola – Manajemen Arema FC terus berbenah setelah tragedi Kanjurukhan. Beberapa hari yang lalu, pimpinan klub sepak bola Arema mengadakan pertemuan online dengan banyak tokoh sepak bola nasional. Beberapa tokoh nasional ini memberikan gambaran tentang tragedi sepak bola yang terjadi di seluruh dunia.

Shingo Edan alias Arema FC menjadi korban terbesar tragedi Kanjuruhan. Tercatat 135 orang tewas dalam tragedi Kanjurukhan. Semua korban adalah Aremania, fanatik Arema FC.

Lebih dari sebulan setelah tragedi di Kanjurukhan, klub sepak bola Arema berusaha bangkit. Arema FC banyak mengadakan pertemuan dengan berbagai kalangan pasca tragedi Kanjurukhan. Pada dasarnya, untuk memulihkan mentalitas tim setelah tragedi di Kanjurukhan.

Beberapa hari yang lalu, pimpinan klub sepak bola Arema mengadakan pertemuan online dengan banyak tokoh sepak bola nasional. Salah satu yang hadir adalah Ratu Tisha, mantan Sekjen PSSI. Ratu Tisha sekarang adalah Wakil Presiden AFF.

Komisaris PT Arema Aremania Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto mengatakan, manajemen Arema FC terus berkomunikasi dengan banyak pihak. Pada dasarnya, untuk memulai pemulihan setelah tragedi Kanjurukhan.

“Ya, kami melakukan percakapan dengan para pemimpin sepakbola. Salah satunya dengan Ratu Tisha. Kami menerima banyak nasehat dan nasehat darinya. Intinya adalah bagaimana Arema harus mulai membangun kembali agar tujuan jangka panjang dan jangka pendek tercapai,” kata Tatang Dwi Arifianto, dikutip Bolazola dari situs resmi Arema.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa studi tentang insiden serupa di negara lain dilakukan. Ini adalah pelajaran bagi “Arema”, yang akan membantu pemulihan yang cepat.

“Ada studi dan contoh bagaimana sebuah insiden atau tragedi dapat mengubah cara sebuah klub bergerak maju, bahkan bagaimana sepak bola berkembang di suatu negara. Salah satunya adalah tragedi di Hillsborough, bagaimana kejadian ini membawa hari ini sebuah gerakan untuk memajukan klub dan sepak bola secara umum,” tambah Tatang Dwi Arifianto.

Baca juga:   Pernyataan Petinggi Denver Nuggets Soal Masa Depan Timnya Untuk Musim 2022/23


https://plastykkolo.com