Lompat ke konten

3 ‘Pahlawan Tanpa Tanda jasa’ Argentina Hingga ke Final Piala Dunia 2022

3 ‘Pahlawan Tanpa Tanda jasa’ Argentina Hingga ke Final Piala Dunia 2022


bolazola – Argentina sudah membukukan tempat di final Piala Dunia 2022 yang saat ini digelar di Qatar dan akan berlangsung pada Minggu (18/12/2022).

Albiceleste mengalahkan Kroasia di semifinal untuk mengamankan final Piala Dunia kedua mereka dalam delapan tahun.

Di final, juara dunia dua kali itu akan menghadapi Prancis.

Lionel Messi menerima sebagian besar pengakuan atas penampilan Argentina di turnamen tersebut. Pemain berusia 35 tahun itu memiliki lima gol dan tiga assist.

Terlepas dari penampilan impresif Messi untuk Argentina, beberapa di antaranya tidak diperhatikan. Dan inilah 3 “pahlawan” yang tidak diliput media hingga Argentina mencapai final Piala Dunia 2022.

ALEXIS MAC ALLISTER

Salah satu kejutan bagi Argentina di Piala Dunia 2022 adalah Alexis Mac Allister.

Pemain berusia 23 tahun itu adalah pemain lini tengah Lionel Scaloni yang paling tidak dikenal di Qatar. Bagaimanapun, dia mengatakan sesuatu yang sangat baik tentang dirinya di Piala Dunia 2022.

Alexis McAllister.

Mac Allister termasuk di antara beberapa perubahan taktis yang dilakukan pada starting line-up Argentina setelah pertandingan Grup C pertama mereka yang mengecewakan melawan Arab Saudi. Dia telah memulai setiap pertandingan La Albiceleste sejak saat itu.

Kehadirannya di lini tengah memainkan peran kunci dalam penampilan ofensif dan defensif Argentina, terutama melawan Polandia, Belanda, dan Kroasia.

Mac Allister bekerja dengan baik dengan Marcos Acuna (atau Nicholas Tagliafico) di sebelah kiri. Keserbagunaannya berarti dia juga bisa masuk jauh untuk menutupi Enzo Fernandes di paruh bawah lini tengah selama pertandingan.

Dia mencetak satu-satunya gol turnamen selama pertandingan grup terakhir Argentina melawan Polandia, yang memastikan mereka lolos ke babak 16 besar.

JULIAN ALVARES

Baca juga:   Alexis Mac Allister Tidak Buru-Buru Cari Klub Baru -

Hanya sedikit yang mengira bahwa Julián Alvarez yang muda dan relatif tidak berpengalaman akan memimpin serangan Argentina di Piala Dunia. Apalagi dengan kedatangan striker Inter Milan Lautaro Martinez.

Julian Alvarez.

Namun, striker Manchester City berusia 22 tahun itu tampil di saat-saat krusial ketika tim sangat membutuhkannya.

Meski harus menunggu hingga pertandingan ketiga Argentina untuk melakukan debutnya di turnamen tersebut, Julián Álvarez mencetak empat gol di turnamen tersebut. Dia saat ini adalah pencetak gol terbanyak kedua Albiceleste di Qatar, tertinggal satu gol dari Lionel Messi (lima gol).

Striker Manchester City itu mencetak gol melawan Polandia dan Australia sebelum mencetak dua gol spektakuler melawan Kroasia di semifinal.

Julian Alvarez bersaing memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2022 di Qatar karena hanya dua pemain yang mencetak gol lebih banyak darinya, Kylian Mbappé dan Lionel Messi.

lionel scaloni

Pelatih Argentina itu juga menjadi “pahlawan tanpa tanda jasa” negaranya dalam perjalanannya menuju final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Lionel Scaloni.

Lionel Scaloni mampu mengatur perubahan dramatis dalam kampanye Piala Dunia Argentina setelah kalah di leg pertama dari Arab Saudi.

Negara Amerika Selatan itu hampir tersingkir dari turnamen setelah kekalahan awal. Namun, beberapa perubahan cerdas yang dilakukan Scaloni baik dalam taktik maupun personel telah memperbaiki situasi.

Mereka akhirnya memuncaki Grup C dan juga tampil mengesankan di babak playoff, mengalahkan tim-tim seperti Australia, Belanda, dan Kroasia.

Taktik Scaloni di perempat final sangat mengesankan saat ia menggunakan formasi tiga pemain bertahan melawan Belanda untuk membatasi serangan dan menetralisir bek sayap lawan.

Melawan Kroasia, ia mengerahkan lini tengah empat orang untuk memaksa keluar trio berpengalaman Luka Modric, Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic.

Baca juga:   Profil Kayra Biskowski, Wanita Cantik yang Jadi Tunangan Daniel Podence

Lionel Scaloni tampaknya membuat pilihan taktis terbaik untuk setiap pertandingan. Dia berharap bisa meniru Carlos Bilardo sebagai pelatih Argentina terakhir yang memenangkan Piala Dunia.


https://plastykkolo.com