Lompat ke konten

Menang Atas Virtus Bologna, Olimpia Milano Berhasil Tuntaskan Dendamnya Musim Kemarin


Kenangan buruk setelah kekalahan Virtus Bologna dengan skor meyakinkan 4-0 di Final Liga Basket Serie A 2020, membuat Olympia Milan termotivasi untuk menyelesaikan musim dengan gelar juara. Buktinya, mereka mampu mewujudkannya saat mengalahkan lawan yang sama di laga final keenamnya, Minggu (19/6).

Mainkan di forum Mediolanum, Olympia Milan berjaya Virtus Bologna dengan skor 81 – 64. Jelas, kemenangan ini memungkinkan tim yang dipimpin oleh Ettore Messina untuk mempersembahkan hadiah manis untuk semua penggemarnya. Apalagi gelar ini merupakan gelar Liga Bola Basket Serie A ke-29.

Berbeda Virtus Bologna, kekalahan itu secara efektif membuat mereka kehilangan kesempatan untuk mempertahankan gelar juara mereka. Apalagi tim yang berdiri sejak 1923 ini juga terkenal karena sebelumnya memenangkan pertemuan kelimanya, lalu dengan skor 84 – 78.

Datome menjadi penentu

Adapun Game 6 Final Liga Bola Basket Serie A 2022, Olympia Milan yang bermain di depan penontonnya, terlihat meyakinkan sejak awal pertandingan ini. Alhasil, situasi memaksa mereka untuk langsung menunjukkan lonjakan poin yang cukup tinggi di babak pertama. Ternyata, di babak ini mereka menang dengan skor 43-36.

Di babak kedua, Olympia Milan yang sudah unggul 13 poin juga diketahui semakin bernafsu untuk bisa mengalahkan Virtus Bologna. Masih menjadi tim yang masih memegang kendali, Kyle Hines cs pun memenangkan babak yang berakhir 38-28.

Saya bertanya-tanya sukses Olympia Milan Kemampuan mengungguli lawan lewat scoring juga tak lepas dari kontribusi poin dua digit dari tiga pemain teratas. Ya, ketiga pemain ini adalah Sergio Rodriguez (12 poin, 3 memantul dan 8 membantu), Perisai Shavon (15 poin, 4 memantul dan 3 membantu) dan Luigi Datome (23 poin dan 4 membantu).

Baca juga:   Segera Susul Pogba, 7 Pemain Manchester United Ini Masa Depannya Tidak Jelas

Di sisi lain, hanya ada dua daftar Virtus Bologna yang berhasil mencetak lebih dari 10 poin. Untuk memecahnya, kedua pemain itu adalah Nico Mannion (10 poin, 3 memantul dan 3 membantu) dan Amar Alibegovich (11 poin, 5 memantul dan 2 membantu).


https://plastykkolo.com