Lompat ke konten

5 Pemain Asing Mampu Bersinar di Musim Debut Sepanjang Sejarah Liga 1 Indonesia

5 Pemain Asing Mampu Bersinar di Musim Debut Sepanjang Sejarah Liga 1 Indonesia

Pemain asing memiliki kuota khusus di setiap liga domestik dan tidak terkecuali Liga 1 Indonesia. Meski nama-nama besar tertarik, rupanya tak semua legiuner mampu bersinar di Ligue 1.

Ya, mencari legiuner yang tepat dan pastikan untuk bersinar itu seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Sangat sulit, terutama bagi klub-klub Ligue 1 Indonesia yang kondisi keuangannya belum terlalu bagus.

Memang pada tahun 2017 Ligue 1 memiliki pemain asing dengan label kelas dunia. Saat Persib Bandung melantik Michael Essien, gelandang kawakan yang pernah membela Chelsea, Real Madrid bahkan AC Milan.

Namun nama besar dan pengalaman membela klub-klub terbaik dunia bukanlah jaminan. Hal ini terlihat ketika kita melihat performa Essien selama musim Ligue 1 2017 yang hanya bisa dibilang biasa-biasa saja.

Namun Ligue 1 bukanlah momok bagi semua pemain asing yang datang. Bahkan Bolazola rangkum 5 pemain asing yang langsung bersinar di musim debutnya saat menjajal liga Indonesia.

Bertepatan dengan kedatangan Essien, Bali United juga merekrut pemain asing yang belum pernah bermain di tanah air, yakni Silvano Comvalius.

Tapi Komvalius, tidak seperti Essien, sangat produktif sebagai striker. Bahkan, ia memecahkan rekor gol terbanyak yang dicetak semua tim dengan 37 gol di Ligue 1 2017 lalu.

Persebaya Surabaya gagal juara Liga 1 musim 2021/2022 musim lalu. Tapi produktivitas kolektif mereka tidak bisa diremehkan.

Penampilan ini tak lepas dari penampilan luar biasa pemain asing Bajul Ijou, Taisei Marukawa. Di musim debutnya kemarin, gelandang asal Jepang itu benar-benar bersinar dengan 17 gol dan 10 assist di Ligue 1.

Paulo Sergio sama dengan Comvalius dan Essien, dia datang ke Ligue 1 tahun 2017 untuk membela Bhayangkara. Mungkin dia adalah legiuner paling sukses di musim debutnya.

Baca juga:   Jika Nkunku Sulit, 5 Penyerang Ini Bisa Jadi Opsi Alternatif Chelsea

Karena musim itu, Bhayankara berhasil menjadi juara Ligue 1. Gelar ini juga tak lepas dari peran Paulo Sergio yang mencetak sembilan gol dan 10 assist dalam 29 pertandingan musim itu.

Bisa dibilang Arema berhasil bertahan di puncak klasemen akhir Liga 2021/2022. Keberhasilan ini juga dibantu oleh kedatangan kiper Brasil Adilson Maringa.

Adilson berhasil mencatatkan 14 clean sheet, yang membuatnya mampu mengungguli kiper-kiper hebat timnas Indonesia, yakni Teju Paku Alam dan Awan Setho. Bahkan karena performa tersebut, Arema FC tak terkalahkan dalam 23 laga berturut-turut.

Berbicara tentang pemain asing tersukses di musim debutnya, tentu kita harus menyebut Marko Simic. Di awal kedatangannya, ia langsung bersinar dengan mencetak 11 gol di ajang pramusim, Piala Presiden 2018.

Kualitasnya benar-benar terlihat di Ligue 1 2018, bahkan membantu Persia Jakarta meraih gelar juara di akhir musim. Meski bukan top skorer, Simic mencetak 18 gol untuk Macan Kemayoran dalam total 30 pertandingan Ligue 1 sepanjang 2018.

https://plastykkolo.com