Lompat ke konten

5 Fakta dari Kesuksesan Liverpool Kalahkan Chelsea di Final Piala FA

5 Fakta dari Kesuksesan Liverpool Kalahkan Chelsea di Final Piala FA


Final Piala FA antara Chelsea dan Liverpool baru saja berakhir. The Reds berhasil mengamankan trofi Piala FA setelah melalui pertandingan panjang yang berlangsung selama 120 menit dan dilanjutkan dengan adu penalti.

Setelah peluit tanda pertandingan Chelsea-Liverpool dibunyikan, tiba-tiba menjadi sangat panas di Stadion Wembley. Pasalnya, kedua tim benar-benar seimbang dan tidak mau kalah.

Bahkan sebelum akhir menit ke-90, kedua tim tidak mencetak satu gol pun. Karena itu, pertandingan harus dilanjutkan melalui babak tambahan sebanyak dua kali selama 15 menit.

Namun setelah menit ke-120 belum ada gol yang tercipta. Wasit akhirnya mengatakan bahwa hasil pertandingan kemarin antara Chelsea dan Liverpool ditentukan karena adu penalti yang intens.

Akhirnya, Liverpool menang 6-5 lewat adu penalti. Banyak sekali fakta yang terukir dari laga Chelsea melawan Liverpool pada Sabtu (14/5) malam WIB tadi, berikut kami rangkumnya.

Fakta pertama adalah wujud nyata dari kejeniusan Jurgen Klopp. Dia menjadi satu-satunya manajer dari Jerman dan juga manajer kedua yang memenangkan semua gelar bergengsi dengan klub yang sama.

Gelar-gelar tersebut telah mengantarkan The Reds meraih gelar Liga Champions, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Inggris. Manajer yang pertama kali mencatat fakta ini adalah Sir Alex Ferguson, yang memenangkan setiap gelar bergengsi bersama Manchester United.

  • Chelsea kurang beruntung di final Piala FA

Fakta kedua terukir, yang tidak nyaman bagi penggemar Chelsea. Kekalahan dari Liverpool tadi malam membuat The Blues menjadi klub pertama sejak 1999 yang gagal memenangkan tiga final Piala FA berturut-turut.

Tiga penampilan terakhir Chelsea di Piala FA terjadi pada 2019/2020 (kalah dari Arsenal), kemudian 2020/21 (kalah dari Leicester City) dan terakhir melawan Liverpool. Klub dengan rekam jejak yang sama adalah Newcastle United pada tahun 1974, 1998 dan 1999).

  • Rekor lama terukir lagi
Baca juga:   Los Angeles Lakers Sudah Wawancarai Salah Satu Calon Pelatihnya Untuk Musim Depan

Berikut ini adalah rekor lama Liverpool yang diukir ulang. Ya, dengan mengalahkan Chelsea untuk melihat The Reds memenangkan gelar nasional kedua mereka pada 2021/22.

Terakhir kali Liverpool meraih dua gelar domestik sekaligus adalah pada musim 2000/2001.

  • Trent Alexander-Arnold di level klub

Kembali dari kubu Liverpool, kemenangan kemarin juga membuat Trent Alexander-Arnold memecahkan rekor pribadi terbaiknya. Karena dengan trofi Piala FA ini dia telah memenangkan setiap gelar di level klub.

Pada usia 23, ia telah memenangkan Liga Champions berturut-turut, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, Liga Premier, Piala Carabao dan Piala FA. Luar biasa.

  • Liverpool berbuka puasa 16 tahun

Hal terakhir yang paling membuat fans The Reds terkesan adalah kemenangan final Piala FA melawan Chelsea, bukan tiga poin. Tapi juga sebuah kemenangan bersejarah, yang mereka puasakan cukup lama di kompetisi tertua di dunia sepakbola itu.

Ya, Liverpool telah kelaparan selama 16 tahun, terakhir kali memenangkan Piala FA pada 2006. Dan yang unik adalah bahwa semua harapan gelar mereka dimenangkan di bawah Jurgen Klopp.


https://plastykkolo.com