Lompat ke konten

4 Alasan Lukaku Harus Kembali ke Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas 2022

4 Alasan Lukaku Harus Kembali ke Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas 2022


Romelu Lukaku kini disebut-sebut sebagai pemain mahal yang gagal membuktikan dirinya di Chelsea. Sedangkan untuk bursa transfer musim panas 2022, rumor kembalinya dia ke Inter Milan terus beredar.

Lukaku yang menghabiskan dua musim di Inter Milan kembali ke Chelsea pada bursa transfer musim panas 2021 kemarin. Beli dia bersama The Blues dengan biaya transfer 115 juta euro.

Angka tersebut tentu sangat fantastis, menjadikan striker Belgia ini sebagai salah satu pemain termahal sepanjang sejarah Premier League.

Tetapi label harga yang tinggi tidak menjamin Lukaku memiliki karir yang hebat di Inggris. Kemarin, ia jarang mendapat kesempatan tampil di Thomas Tuchel sepanjang musim 2021/2022.

Sekarang diketahui secara luas bahwa striker berusia 29 tahun itu kembali ke Inter Milan untuk menemukan tajinya kembali. Lanjut Bolazola merangkum empat alasan mengapa Lukaku harus kembali ke Giuseppe Meazza.

  • Memburuknya hubungan dengan penggemar

Romelu Lukaku menyebabkan kegemparan pada Desember 2021 ketika dia mengakui dia tidak bahagia di Stamford Bridge. Pernyataan itu membuat fans Chelsea kesal dan menganggapnya tidak profesional.

Tak lama setelah pernyataannya menimbulkan kegemparan, Lukaku secara terbuka meminta maaf. Namun sepertinya fans The Blues masih kesal dan malas menonton jika tampil di lapangan.

  • Dapat membantu Inter Scudetto lagi

Kita semua tahu bahwa Lukaku telah kembali ke Chelsea setelah membantu Inter Milan meraih Scudetto di musim 2020/2021 kemarin. Namun di musim 2021/2022, Nerazzurri harus menyerahkan trofi Serie A Italia kepada rival sekotanya, Milan.

Kembalinya Lukaku ke tim Simone Inzaghi akan menjadi tambahan signifikan bagi mereka dalam perebutan trofi Scudetto dari Milan pada musim 2022/2023 mendatang.

Selain Scudetto, penampilan Lukaku di Italia juga sangat cerah. Total, dalam 95 pertandingan, ia berhasil mencetak 64 gol dalam dua musim untuk Inter Milan.

Baca juga:   Pernyataan Petinggi Denver Nuggets Soal Masa Depan Timnya Untuk Musim 2022/23

Saat Simone Inzaghi ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan, dia mengaku sudah tidak sabar untuk bekerja sama dengan Lukaku. Namun tak lama setelah itu, sang pemain malah pergi dan kembali ke Chelsea.

Tentu saja, kembalinya Lukaku ke Giuseppe Meazza akan disambut dengan tangan terbuka oleh Inzaghi. Dalam beberapa kesempatan, sang pelatih sempat mengisyaratkan bahwa dirinya siap menjadikan Lukaku sebagai pusat permainannya musim depan.

  • Tidak kompatibel dengan sistem Tuchel

Romelu Lukaku dipulangkan dari Chelsea untuk menjadi kekuatan lini depan tim besutan Thomas Tuchel. Sistem 3-4-3 Tuchel tidak bekerja untuknya.

Terakhir, sepanjang musim 2021/22, ia lebih sering duduk di bangku cadangan karena Tuchel tidak percaya padanya. Hingga akhir musim lalu, Lukaku hanya mencetak 15 gol dalam 44 pertandingan di semua kompetisi.


https://plastykkolo.com